My Dream School, My Dream World

HOGWARTS CASTLE

Ceritanya waktu kelas empat atau lima SD, saya dapet kado dua buku tebel (untuk ukuran anak SD) yang ternyata buku Harry Potter jilid pertama dan kedua. Karena dulu hobinya cuma nonton kartun dan telenovela di TV 😄 paling banter baca buku komik atau Goosebumps, jadi itu buku terbengkalai sampai akhir kelas lima baru saya baca. Walau awalnya bingung ini buku ceritanya tentang apa, tapi makin dibaca ternyata makin gak bisa berhenti baca sampai habis.

Habis buku pertama langsung lanjut buku kedua. Lalu beli lanjutannya karena ternyata totalnya ada tujuh buku dan belum semuanya selesai ditulis, diterjemahkan, dan diterbitkan. Rajin nabung dan ikutan preorder di Gramedia setiap buku lanjutannya terbit. Sambil nunggu buku selanjutnya terbit pasti ngulang baca lagi dari awal dengan gak bosen-bosennya sampai sepupu saya bilang, “hati-hati loh kamu keseringan baca nanti bisa terbang beneran.” 😆

Setiap baru dapet buku yang baru terbit pasti deh selalu begadang untuk sempet-sempetin baca walaupun di hari sekolah karena gak sabar pengen tau kelanjutan ceritanya. Untung aja ini mata tahan banting, sampe sekarang belum (dan jangan sampai) minus walaupun sering baca malem-malem pakai lampu baca doang. 😁

Temen sekolah saya beberapa ada juga penggemar Harry Potter. Jadi setiap akan terbit buku atau film terbarunya, kami selalu bertukar info dan kadang kami nonton bersama. Sehabis nonton pasti kami selalu merasa ada yang kurang dan membahas alur cerita yang diubah. Tapi kami biasanya sih cukup puas dengan efek yang ditampilkan. Ada kejadian yang gak akan pernah saya lupakan kalau soal nonton film Harry Potter di bioskop. Nanti ya, saya ceritakan di post berikutnya.. hehehe 😉

Balik lagi ke cerita awal nih. Akhirnya setelah sekian tahun berlalu, tahun 2017 ini saya berkesempatan mampir ke The Wizarding World of Harry Potter di Osaka, Jepang!!! Dunia yang selama ini cuma ada di imajinasi dan mimpi saya~

HOGWARTS! I’m coming~!!! 😍

Hogwarts Castle front view

Tujuan utama saya jalan-jalan ke Jepang memang untuk mampir ke sini sih (selain menemani adik saya ke Akibahara) 😆.

Blame me as the lazy traveler! Walaupun Universal Studios Japan dengan The Wizarding World of Harry Potter udah di depan mata (dengan catatan harus ambil tiket untuk bisa masuk pada jam tertentu ke The Wizarding World of Harry Potter jika ternyata pengunjungnya terlampau padat), saya tetap bangun siang dan bersantai-santai di Apartment Airbnb. Kami baru menuju Universal Studios Japan sekitar jam setengah satu siang (setelah makan siang).

di Photobomb sama yang di dalem kereta 😅
Universal City Station
Universal City Walk
Universal City Walk
Keliatan lintasan Back Drop yang tidak sempat saya naiki karena mama saya ingin cepat-cepat pulang karena kedinginan
Wajib foto di depan globe kalau ke Universal Studios 😄

Untungnya Universal Studios Japan hari itu tidak terlalu padat pengunjung. Jadi kami tidak harus mengambil tiket untuk bisa masuk ke The Wizarding World of Harry Potter. 😇Thanks GOD!
Begitu memasuki kawasan The Wizarding World of Harry Potter, langsung terdengar backsound music khas Harry Potter (penggemar film dan games nya pasti hafal deh saya jamin 😄) yang bikin merinding. Akhirnya saya tinggal beberapa langkah lagi untuk memasuki The Wizarding World of Harry Potter.

Setelah berjalan beberapa saat diantara pepohonan, di sebelah kanan sebelum pintu masuk, kami menemukan mobil terbang legendaris milik keluarga Weasley ini.

Mobil Terbang Keluarga Weasley

Tidak jauh dari mobil ini, ada pintu masuk ke The Wizarding World of Harry Potter yang ternyata berupa sebuah gerbang menuju desa sihir, Hogsmeade.

Gerbang Hogsmeade
Hogsmeade – Please Respect The Spell Limits

Tepat di sebelah kanan gerbang Hogsmeade, ada sebuah stasiun kereta lengkap dengan Hogwarts Express-nya.

Hogwarts Express

Suasana Hogsmeade dibuat seakan-akan sedang musim dingin dengan adanya salju buatan pada atap-atap bangunan. Toko-toko yang disebutkan di buku Harry Potter ada di sepanjang jalan ini.

Hogsmeade

Fokus utama langsung tertuju pada Hogwarts Castle yang terletak di ujung jalan Hogsmeade. Di situ pula lah letak Harry Potter and the Forbidden Journey™ in 4K3D, atraksi utama The Wizarding World of Harry Potter.

Hogwarts Castle front view

Setelah berhasil membujuk mama saya untuk ikut menaiki wahana ini, mengantri-lah kami selama sekitar satu jam yang tidak terasa karena sambil mengantri kami dapat melihat-lihat isi kastil Hogwarts. Sebelum menaiki wahana, dibagian dalam kastil, kami diberi kartu dan diarahkan ke ruangan loker untuk menyimpan tas dan barang-barang kami (cari loker dengan kunci tergantung). Setelah mengenakan kunci di pergelangan tangan, kami keluar dari ruangan loker lalu menyerahkan kartu kembali kepada petugas yang selanjutnya mengarahkan kami untuk antri kembali memasuki wahana dan mengambil kacamata 3D.

Harry Potter and The Forbidden Journey dengan teknologi 4K3Ddi The Wizarding World of Harry Potter mendapatkan gelar the world’s best attraction in the past for five consecutive years. Tidak diragukan lagi wahana ini memang wajib sekali untuk dicoba apabila berkunjung ke Universal Studios Japan. Sensasinya berbeda dengan menaiki roller coaster biasa karena kami seperti ikut terbang bertualang bersama Harry Potter, padahal kami hanya duduk disemacam kereta.

Mama saya yang memang pada dasarnya tidak menyukai wahana permainan di taman bermain, apalagi roller coaster, merasa pusing setelah menaiki wahana Harry Potter and The Forbidden Journey. Karena walaupun hanya duduk, kereta yang kami naiki seperti berputar ke kanan-kiri dan ke atas-bawah. Tapi cukup menjadi pengalaman, sekali menaiki wahana bermain yang dinaiki adalah wahana 4K3D.

Setelah keluar dari Harry Potter and The Forbidden Journey, di sebelah kiri pintu keluar ada panji-panji setiap asrama. (spot untuk foto-foto hehehe😉)

Panji-panji setiap asrama
The Wizarding World of Harry Potter – Universal Studios Japan

Di sebelah kiri pintu masuk Harry Potter and The Forbidden Journey ada wahana Hogwarts Castle Walk. Saya masuk sendirian ke wahana ini. Wahana ini ternyata hanya mengelilingi kastil Hogwarts, melihat rumah kaca untuk pelajaran Herbologi, lalu masuk dan melihat-lihat isi kastil Hogwats yang sebagian besar sudah saya lihat saat mengantri untuk wahana Harry Potter and The Forbidden Journey.

Di seberang kastil Hogwarts, ada wahana roller coaster outdoor Flight of the Hippogriff™ yang tidak boleh ketinggalan untuk dicoba bagi pencinta roller coaster seperti saya. Di wahana ini juga saya masuk sendirian dan sayangnya handphone saya tetiba mati sehingga saya tidak bisa memfoto gubuk dan motor terbang milik Hagrid saat sedang antri.

Di depan wahana Flight of The Hippogriff ada stand yang menjual Butterbeer (Non-Alcoholic), jadi tidak perlu jauh-jauh ke Three Broomstick (dekat pintu masuk The Wizarding World of Harry Potter)

Frozen Butterbeer1250 yen

Di sebelah stand Butterbeer, ada panggung terbuka untuk acara Street Entertainment (Wand Studies dan Frog Choir)

Setelah acara Street Entertainment – Frog Choir

Tidak jauh dari panggung terbuka ada Gladrags Wizardwear, Dervish and Banges™, dan Owl Post™ & Owlery. Saya mencoba seragam Slytherin di sini. Saya juga membeli syal Gryffindor, notebook, dan pernak-pernik lainnya (saya kalap 😅). ‘Untungnya’ seragam Gryffindor tinggal ukuran XS dan sudah pasti tidak muat untuk saya hahahaha.. 😆 Lima belas ribu yen tidak jadi melayang hahahha..

me in Slytherin (💓 Tom Felton too much)

Di seberang jalan ada Wiseacre’s Wizarding Equipment dan Ollivanders™.

Ollivanders

Kami tidak sempat mencoba makanan di Three Broomsticks™ dan Hog’s Head karena saya ingin mencoba wahana lain di Universal Studios Japan. Mungkin lain kali saya akan berkunjung lagi ke sini dan mencoba makanannya.

Three Broomstick

Di depan Three Broomstick (dekat pintu masuk The Wizarding World of Harry Potter) juga ada stand seperti ini, jadi tidak perlu antri di dalam kalau cuma membeli Butterbeer saja.

Butterbeer – 600 yen
Sebelum keluar dari The Wizarding World of Harry Potter saya mampir terlebih dahulu ke Honeydukes™ dan Zonko’s™ Joke Shop dan berujung ngebungkus coklat kodok dan permen rasa butterbeer. (maaf saya kalap lagi 😅) Permen segala rasa udah pernah beli di Harry Potter : The Exhibition – ArtScience Museum, Singapore tahun 2012 lalu dan sampai sekarang masih utuh di freezer (antara sayang dan gak berani makan 😆).
Oh iya, waktu mau keluar dari The Wizarding World of Harry Potter, ternyata di depan Hogwarts Express sedang ada photo time dengan masinis-nya. Kebetulan sekali. 😉 Super friendly pula!
with Hogwarts Express’ machinist

Goodbye The Wizarding World of Harry Potter! See you next time or next location! 😍

Allie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

Create your website at WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: